Kamis, 08 Oktober 2015

artikel proses proses DBMS Enterprise

Proses – proses DBMS Enterprise
a. Mendefinisikan kebutuhan (Requirements definition) tujuannya: untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan data yang dibutuhkan oleh user dalam sebuah organisasi. Penjabarannya adalah:
1. Mendefinisikan Kebutuhan Data
·        Pengumpulan Informasi
·        Domain Constraint
·        Refrensial Integrity
·        Other Business Rules
2. Menentukan Ruang Lingkup
3. Pemilihan Metodologi
·        Mengidentifikasi User Views
·        Model Data Struktur
·        Model Database Contraint
b. Rancangan konseptual (Conceptual design) tujuannya: untuk membuat sebuah model data konseptual (atau arsitektur iinformasi) yang akan mendukung perbedaan kebutuhan iinformasi dari beberapa user dalam sebuah organisasi.
c. Rancangan implementasi (Implementation design) tujuannya: untuk memetakan model data logis (logical data model) ke dalam sebuah skema yang dapat diproses oleh DBMS tertentu melalui transformasi ER-D ke Relasi.
d. Rancangan fisik (Physical design). Pada tahap terakhir ini, logical database structured (normalized relation, trees, network dll) dipetakan menjadi physical storage structure seperti file dan tabel. Rancangannya seperti:
·        Model detail oleh Database Specialists
·        Diagram Entity-Relationship
·         Normalisasi
·        Spesifikasi hardware/software
e. Langkah perbaikan (Stepwise refinement). Keseluruhan proses perancangan pada perancangan database harus dipandang sebagai satu langkah perbaikan, di mana perancangan pada setiap tahapan diperbaiki secara progresif melalui perulangan (iteration). Langkah perbaikan harus dilakukan pada bagian akhir setiap tahapan sebelum melangkah ke tahapan berikutnya.


Sumber materi : http://conaxe.com/v1/page-1833-dbms-enterprise.html

 
a